Sabtu, 31 Mei 2014

Lomba Cerpen Penerbit Efarasti "Setia Tak Mengenal Jarak" STMJ (Deadline 3 Juni 2014)

HOME


Ayo ikuti dan raih hadiah penerbitan gratis dan paket buku...!!!

Mukadimah:
Asssalamu’alaikum, Wr.Wb. 
Rekan-rekan penulis yang baik dan damai hatinya. Setelah sukses dengan event Serial Lihat, Dengar, Rasa (LDR The Series). Pada kesempatan kali ini kami menyelenggarakan Undangan Menulis Cerita Pendek: “Setia Tak Mengenal Jarak”. Bertemakan tentang kisah cinta antara dua insan manusia yang menjalin hubungan jarak jauh atau LDR (Long Distance Relationship). Cerita manis dan pahitnya, perjuangan dan pengorbanan, perhatian dan pengertian, komitmen dan konsekuensi, yang mengutamakan kesetiaan. 
Adapun syarat dan ketentuannya dapat di simak di bawah ini.

Syarat dan Ketentuan:
1.      Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bukan berdomisili di luar negeri bahkan di luar angkasa.
2.      Naskah harus asli karya sendiri (orisinal), bukan hasil gotong-royong, bukan karya orang lain atau menjiplak baik sebagian maupun keseluruhan (plagiat), bukan kutipan, saduran, bukan hasil copy paste, bukan terjemahan bebas, bukan hasil joki writer dan naskah belum pernah dipublikasikan sebelumnya, baik di media massa cetak maupun media elektronik yang beredar di dalam negeri, luar negeri bahkan di luar angkasa.
3.      Judul cerpen menggunakan Bahasa Indonesia dan secara keseluruhan isi naskah menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Jika ingin menggunakan bahasa asing atau bahasa daerah harus ditulis miring (italic) dan diberi catatan kaki.
4.      Naskah tidak mengandung unsur SARA, pornografi, politik, diskriminasi, intimidasi, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) atau hal-hal yang dapat mengakibatkan kerugian negara, instansi, kelompok tertentu atau perorangan.
5.      Naskah diketik rapi dengan ketentuan sebagai berikut;
1.            Kertas A4.
2.            Semua garis tepi (margin) 3 cm (atas, bawah, kiri dan kanan).
3.            Jenis huruf Times New Roman.
4.            Ukuran huruf 12 pt.
5.            Jarak spasi 1,5 pt.
6.            Minimal 5 halaman dan maksimal 9 halaman.
6.      Di akhir naskah sertakan biodata narasi penulis maksimal 25 - 50 kata. Termasuk nomor handphone dan alamat lengkap penulis.
7.      Posting kembali info event ini (boleh tanpa poster) di Facebook atau Blog masing-masing (untuk catatan di Facebook, tag minimal 20 orang).

Syarat dan Ketentuan Lainnya: 
1.      Untuk memudahkan komunikasi dan syarat utama dalam mengikuti event ini, setiap peserta harus “like” Fanspage CV.Efarasti Publishing di sini: https://www.facebook.com/efarastipublishing dan bergabung dalam grup Facebook CV.Efarasti Publishing di sini: https://www.facebook.com/groups/efarastipublishing/
2.      Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah/ karya terbaiknya.
3.      Selama event ini berlangsung naskah yang masuk tidak dapat ditarik kembali dan tidak diperkenankan diikutsertakan pada event lainnya.
4.      File naskah diberi nama sebagai berikut: STMJ#Nama Pena#Judul Cerpen
Contoh: STMJ#Dwira Zahra#Genggam Erat Cintaku
5.      Kirimkan naskah Anda ke alamat E-mail: undanganefarasti@yahoo.com

Naskah dikirim dalam bentuk lampiran (attachment), bukan di badan e-mail.

Hadiah untuk Para Kontributor:
1.      Mendapatkan elektronik Sertifikat Piagam Penghargaan (e-SPP). Untuk seluruh peserta (No Name) dan untuk kontributor (+ Name).
2.      Juara I berhak mendapatkan gratis Paket Penerbitan Umum (berlaku selama 6 bulan setelah pengumuman kontributor), paket buku dan 1 buku bukti terbit STMJ.
3.      Juara II berhak mendapatkan paket buku dan 1 buku bukti terbit STMJ.
4.      Juara III berhak mendapatkan 1 buku bukti terbit STMJ.
5.      Juara Favorit berhak mendapatkan akses kehormatan untuk menjadi Penulis Tamu pada event berikutnya.
6.      Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat dan tidak dapat diintervensi oleh siapa pun.

Batas waktu pengiriman naskah (deadline):
Selasa, 3 Juni 2014
(bertepatan dengan 5th Anniversary Ta’aruf Cinta)
Jam: 23:59 WIB

Catatan:
Kami akan segera memperbaiki info event undangan menulis ini jika ada kekeliruan redaksional atau hal-hal lainnya.

“kami nantikan karya terbaik rekan-rekan”
Salam everlasting writing
Efarasti Publishing

Wasssalamu’alaikum, Wr.Wb. 

***

Kau, Dia dan Aku

HOME


KAU, DIA DAN AKU
Oleh : Doni Apriyanto

Keharuan, kesedihan dan air mata itu sama
Sama-sama dalam cinta
Kegundahan, ketakutan dan kekhawatiran itu sama
Sama-sama dalam cinta
Kebahagiaan, tawa canda dan haru itu sama
Sama-sama dalam cinta

Bukan salah Tuhan yang menciptakannya dalam sama
Tapi salah ‘kau’ yang membuatnya menjadi berbeda
Bukan salah Tuhan yang menciptakannya dalam sama
Tapi salah ‘dia’ yang begitu nista menerima
Bukan salah Tuhan yang menciptakannya dalam sama
Tapi salah ‘aku’ yang selalu memberikan hina

Semuanya karena ‘kau’, ‘dia’ dan ‘aku’!
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’lah yang seharusnya bertanggungjawab!
Bukan ‘kita’ atau ‘kami’
Bukan juga ‘mereka’!

‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ seharusnya didera!
Supaya tidak ada lagi beda,
Tidak ada lagi nista,
Apa lagi hina

‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ harus segera ditangkap dan diamankan
Karena ‘kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ berbahaya
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ harus dibasmi sekarang juga!
Harus pagi ini juga!
Tidak perlu menunggu petang untuk melenyapkannya

‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ itu menyeramkan
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ memakan apa saja yang tidak dimakan oleh ‘kita’, ‘kami’ dan ‘mereka’

‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ memakan kedustaan dengan lahap
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’  juga menyimpan hasrat hitam pada semua lawan jenisnya.
Lalu untuk kesetiaan?
Jangan ditanya
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ amat benci mendengarnya

Teruntuk ‘kita’, ‘kami’ dan ‘mereka’,
Sebaiknya berhati-hati saja.
Karena ‘kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ ada dimana-mana
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ bisa berkamuflase menjadi apa saja

‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ dapat merubah kedustaan menjadi kebenaran
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ dapat merubah jawaban menjadi alasan
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ dapat merubah merpati putih menjadi burung bangkai

‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ sebenarnya manusia
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ bisa jadi siapa saja
Tapi, ‘kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ bukan juga manusia
‘Kau’, ‘dia’ dan ‘aku’ bukan juga siapa-siapa
Karena ‘kau’, ‘dia’ dan ‘aku’
Bukan Cinta




Fragmen Suara Hati

HOME

Fragmen Suara Hati
Oleh: Doni Apriyanto

Saat dunia menatap tajam ke arahku
Aku tidak tahu harus bersikap apa di hadapan manusia
Aku terpuruk dalam takut, terpaku
Karena mereka memandang aku yang berlumur dosa
Aku gundah harus menjadi siapa
Ketika cinta bergegas meninggalkanku malu
Meskipun sekuat tenaga kumenahannya
Tapi cinta sudah hinggap di satu insan yang biru
Kehampaan datang menghampiri
Seolah-olah sekejap menyesakkan rongga-rongga hati
Fantasi dan elegi lalu menjadi pilihan yang ironi
Apa aku harus melarikan diri dan tak kembali ?

                                         Tanah Jawara, 10 Januari 2013